Subnautica 2 sudah mengantongi sekitar 3,8 juta wishlist di Steam bahkan sebelum ada tanggal pasti rilisnya. Angka itu menjadikannya game Steam paling dinanti sepanjang 2026 berdasarkan data Alinea Analytics yang dirilis Februari 2026.
Tahun 2026 membawa deretan judul besar ke katalog Steam — mulai dari sekuel franchise legendaris, IP orisinal studio AAA, sampai rilis multi-platform yang dulunya eksklusif konsol. Data wishlist Steam menjadi termometer paling akurat untuk mengukur hype gamer PC global, termasuk pembaca resamlapisdesa.id yang aktif mengikuti industri game dari Indonesia.
Masalahnya satu. Banyak gamer mengira semua game besar pasti rilis serentak di Steam tahun ini, padahal faktanya tidak semua judul punya versi PC day-one — GTA 6, contohnya, hanya konsol di 19 November 2026. Rangkuman berikut menyaring 10 judul paling ditunggu yang benar-benar punya rilis Steam 2026, lengkap data wishlist, tanggal pasti, dan alasan kenapa layak masuk daftar wishlist.
Daftar Game Steam Paling Ditunggu 2026 Berdasarkan Jumlah Wishlist

Wishlist Steam bukan sekadar tombol favorit. Angka ini jadi leading indicator komersial yang dipantau serius oleh studio besar — Rockstar, Capcom, Valve, sampai Microsoft menggunakannya untuk memperkirakan pre-order dan alokasi server saat peluncuran.
Cara Data Wishlist Mencerminkan Hype Gamer
Per Februari 2026, tiga posisi teratas wishlist Steam 2026 diisi Subnautica 2 (3,8 juta), Forza Horizon 6, dan Resident Evil Requiem (2,5 juta khusus Steam, total 5 juta lintas platform). Data Alinea Analytics menyebut Forza Horizon 6 bahkan sudah terjual 220 ribu kopi di Steam dengan revenue sekitar $13 juta sejak pre-order dibuka — padahal rilisnya masih Mei 2026.
Tapi wishlist tidak selalu convert jadi pembelian. Historis franchise besar seperti Resident Evil menunjukkan rasio konversi sekitar 30-40% dari wishlist ke sales aktual. Artinya, angka 3,8 juta Subnautica 2 bisa menjelma 1,2-1,5 juta kopi terjual di bulan pertama — tetap fantastis, tapi realistis.
10 judul berikut disaring berdasarkan kombinasi wishlist count, momentum kritikus, dan signifikansi genre — bukan hanya ukuran budget.
10 Game Steam 2026 yang Wajib Masuk Wishlist
Daftarnya dicampur antara judul yang sudah rilis di kuartal pertama dan yang masih upcoming sepanjang 2026.
1. Subnautica 2 — Raja Wishlist dengan 3,8 Juta Peminat
Subnautica 2 memegang posisi #1 wishlist Steam 2026 sejak halaman tokonya dibuka November 2024. Dikembangkan Unknown Worlds dengan Unreal Engine 5, sekuel ini membawa perubahan paling besar dalam sejarah franchise — mode co-op hingga empat pemain untuk pertama kalinya.
Setting berpindah ke ocean world baru dengan bioma, kreatur, dan kendaraan yang berbeda total dari dua seri sebelumnya. Fitur DNA modification memungkinkan pemain mengakuisisi kemampuan tertentu untuk bertahan di kedalaman ekstrem — mekanik progression yang lebih dalam dari sekadar crafting.
Peluncuran Early Access dijadwalkan 2026 tanpa tanggal spesifik, mundur dari rencana awal 2025 untuk ekspansi konten. Franchise original sudah menjual sekitar 15 juta kopi di semua platform dan Below Zero hampir 5 juta — legacy inilah yang bikin wishlist meledak.
2. GTA 6 — Kontroversi Rilis Konsol Dulu Baru PC
GTA 6 resmi rilis 19 November 2026, tapi hanya di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Versi PC-nya belum diumumkan Rockstar sama sekali, dan pola historis franchise ini tidak menggembirakan untuk gamer PC.
GTA 5 dulu rilis konsol September 2013 dan baru masuk PC April 2015 — jeda 19 bulan. Red Dead Redemption 2 bahkan butuh 13 bulan dari rilis konsol ke PC. Ekspektasi realistis untuk GTA 6 versi Steam adalah akhir 2027 sampai pertengahan 2028, bukan 2026.
Budget pengembangan game ini dilaporkan menembus $1 miliar — terbesar dalam sejarah video game. Setting kembali ke Vice City dengan state fiktif Leonida, dua protagonis Lucia dan Jason, plus sistem AI NPC yang disebut paling advance di industri. Gamer PC yang sudah pre-book PC high-end spesifik GTA 6 sebaiknya siapkan ekspektasi lebih panjang.
3. Phantom Blade Zero — Action RPG Kungfupunk dari S-Game
Phantom Blade Zero dijadwalkan rilis 9 September 2026 di Steam dan PS5. Dikembangkan studio Tiongkok S-Game, judul ini mengusung estetika “kungfupunk” — paduan wuxia klasik, teknologi steampunk, dan elemen horor supernatural yang mengingatkan film Hong Kong era Stephen Chow.
Pemain mengendalikan Soul, assassin elite yang difitnah melakukan pembunuhan dan diberi waktu 66 hari untuk membongkar konspirasi sebelum mati. Combat-nya cepat dan teknis — mengandalkan parry, dodge, dan weapon switching, lebih dekat ke Sekiro atau Devil May Cry ketimbang Souls-like berbasis stamina.
Unreal Engine 5 dipakai untuk mewujudkan atap basah hujan, musuh grotesk, dan koreografi stylish ala film kung fu klasik. Ada branching paths, side quest yang memengaruhi ending, dan semi-open world interconnected — bukan dungeon linear sempit.
4. Forza Horizon 6 — Petualangan Balap di Jepang
Forza Horizon 6 rilis 19 Mei 2026 di Steam, Windows Store, dan Xbox Series X|S. Premium Edition dapat early access empat hari lebih awal, 15 Mei 2026. Versi PS5 menyusul akhir tahun — pertama kalinya franchise Horizon keluar dari ekosistem Microsoft.
Setting Jepang fiksional dengan Tokyo sebagai area urban utama — lima kali lebih luas dari area kota di Forza Horizon 5 sebelumnya. Total 550+ mobil real-world tersedia, termasuk JDM favorit fans seperti Toyota Land Cruiser 2025 dan GR GT Prototype yang jadi cover car. Fitur baru meliputi Touge Battle, Horizon Rush obstacle course, dan Estate customization di pegunungan.
Teknologi grafis sudah mendukung DLSS 4, FSR 3+3, XeSS 2.1, plus sertifikasi Steam Deck Ready. Menariknya, data wishlist menunjukkan 7% wishlister Forza Horizon 6 berasal dari Jepang — angka jauh di atas share normal Steam untuk negara tersebut, bukti kuat setting lokal memang nge-hook pasar lokal.
5. Fable Reboot — Kembali ke Albion Musim Gugur 2026
Fable dijadwalkan Autumn 2026 di Steam, Xbox Series X|S, dan PS5 — rilis multi-platform pertama sepanjang sejarah franchise. Dikembangkan Playground Games (tim kedua, terpisah dari tim Forza Horizon), dengan dukungan Eidos-Montréal dan Blizzard Entertainment khusus untuk cinematics dan art.
Bentuknya reboot penuh, bukan sekuel Fable 3. Cerita bermula di desa Briar Hill, ketika orang asing misterius mengubah penduduk desa — termasuk nenek protagonis — menjadi batu. Open world Albion didesain tanpa invisible wall atau region locked by level; pemain bisa ke mana saja sejak awal game.
Combat-nya pakai sistem “style weaving” — kombinasi melee, ranged, dan magic yang bisa dirangkai mulus dalam satu combo tanpa loadout kaku. Ciri khas British humour tetap dipertahankan, dengan teknik mockumentary ala serial The Office di mana karakter kadang bicara langsung ke kamera. Rumor delay karena kekhawatiran bertabrakan dengan GTA 6 sempat beredar dari Jeff Grubb, tapi akun resmi Fable tetap konfirmasi window Autumn 2026.
6. Slay the Spire 2 — Sekuel Deckbuilder Legendaris
Slay the Spire 2 sudah rilis Early Access di Steam sejak 5 Maret 2026 dengan harga $24,99 atau setara Rp400 ribuan. Eksklusif PC (Windows, macOS, Linux) selama EA — versi konsol dan Switch 2 baru menyusul saat rilis 1.0 yang diperkirakan 2027.
Developer Mega Crit membawa lima karakter playable — Ironclad, Silent, Defect (returning) plus Necrobinder dan Regent (baru). Fitur paling besar: mode co-op empat pemain dengan kartu multiplayer-specific dan team synergy. Engine berpindah dari Unity ke Godot untuk dukungan multiplayer dan performa lebih baik di Steam Deck.
Tapi ada catatan jujur — status review Steam-nya “Mixed” untuk 30 hari terakhir, dengan hanya 48% positif dari sekitar 53 ribu review. Akar masalahnya: balance patch dan beberapa rework mekanik memicu review-bombing, tipikal drama Early Access. Sebulan pasca-rilis, total 145 juta run sudah dimainkan komunitas — bukti base player tetap masif meski ada ribut balance.
7. Resident Evil Requiem — Horor Dua Protagonis Capcom
Resident Evil Requiem sudah rilis Februari 2026 dan langsung mencatat 5 juta wishlist lintas platform, 2,5 juta di antaranya khusus Steam. Capcom memilih struktur dual-protagonist yang unik — Leon Kennedy membawa pengalaman action over-the-top ala RE4 Remake, sementara Grace memberikan survival horror methodical ala RE7.
Data internal Capcom menunjukkan 39% wishlister Steam sebelumnya main RE4 Remake, 37% main RE7 — bukti strategi dual genre ini men-cover dua segmen fanbase berbeda. Dalam dua minggu pertama rilis, sudah 250 ribu kopi terjual di Steam dengan revenue sekitar $15 juta.
Franchise ini secara historis lebih kuat di konsol (PlayStation 53,6% share), tapi Capcom sejak 2021 memprioritaskan PC sebagai platform utama — dan Monster Hunter Wilds di 2025 (63% di Steam) membuktikan strategi itu berhasil.
8. Pragmata — IP Baru Capcom di Bulan April
Pragmata rilis 16 April 2026 — artinya baru keluar sepekan sebelum artikel ini terbit. IP orisinal Capcom setelah bertahun-tahun didominasi Resident Evil dan Monster Hunter, dengan sutradara yang melibatkan Shoji Kawamori (legenda desainer Macross dan Transformers).
Setting sci-fi di bulan dengan skenario AI doomsday yang cukup klise tapi tetap menarik — pemain mengontrol dua karakter yang harus bekerja sama dalam combat futuristik. Capcom beri label “not-so-unlikely” untuk premisnya, nyindir kekhawatiran AI di dunia nyata. Reviewer awal PC Gamer menyebut mekanik combat-nya menyegarkan untuk format action orisinal.
9. Diablo 4 Lord of Hatred — Ekspansi Final Mephisto
Lord of Hatred rilis 28 April 2026 sebagai ekspansi kedua dan finale dari Age of Hatred storyline di Diablo 4. Fokus narasi ke Mephisto dan final confrontation yang menentukan nasib Sanctuary.
Ekspansi ini juga menambah region baru, kelas baru, endgame content, dan overhaul pada sistem progression — momentum comeback buat pemain yang sempat meninggalkan Diablo 4 pasca-ekspansi pertama. Harga dan bundle belum final per April 2026 — tapi historis Blizzard, ekspansi besar Diablo 4 biasanya dibanderol $39,99 sampai $59,99.
10. Invincible VS — Fighting Game 2D Universe Invincible
Invincible VS rilis 30 April 2026, fighting game 2D dengan sistem 3v3 tag battle mirip Marvel vs Capcom era klasik. Karakter playable meliputi Atom Eve, Omni-Man, Conquest, dan daftar panjang karakter dari serial animasi Invincible di Amazon Prime.
Target pasarnya jelas — fan serial animasi yang ingin eksplorasi gameplay competitive 2D. Bukan judul AAA raksasa, tapi masuk radar karena fighting game komunitas FGC (Fighting Game Community) sangat aktif dan Invincible punya momentum IP yang kuat di 2026.
Tips Siapkan Rig PC dan Budget untuk Game Steam 2026
Rilis berturut-turut Forza Horizon 6 (Mei), Phantom Blade Zero (September), dan Fable (autumn) bikin pembaca PC gamer perlu pikirkan upgrade hardware lebih matang — tiga-tiganya berbasis engine berat (Unreal Engine 5 untuk Phantom Blade Zero, ForzaTech untuk Horizon 6, custom engine untuk Fable dengan dukungan Blizzard cinematics).
Tabel berikut memetakan rekomendasi tier rig PC untuk game Steam 2026 sesuai target setting grafis.
| Tier Rig | Spesifikasi Minimum | Target Game | Estimasi Budget |
|---|---|---|---|
| Entry | Ryzen 5 5600 + RTX 3060 12GB + 16GB DDR4 | Slay the Spire 2, Invincible VS, Subnautica 2 (medium) | Rp13-16 juta |
| Mid | Ryzen 7 7700 + RTX 4070 Super + 32GB DDR5 | Forza Horizon 6, Resident Evil Requiem, Diablo 4 LoH | Rp25-30 juta |
| High-End | Ryzen 9 7950X3D + RTX 4080 Super/4090 + 64GB DDR5 | Phantom Blade Zero, Fable, Subnautica 2 (ultra 4K) | Rp55-80 juta |
Sama seperti mempertimbangkan upgrade perangkat lain — pembaca yang lagi hitung-hitung pengeluaran teknologi tahun ini mungkin juga sedang mempertimbangkan apakah masih worth beli iPhone 17 Series di 2026 atau tunggu iPhone 18 — prinsipnya sama: sesuaikan dengan pemakaian realistis, jangan terjebak spec-chasing.
Untuk budget game, harga regional Steam Indonesia umumnya diskon 40-50% dibanding harga USD. Game AAA seperti Fable atau GTA 6 (ketika nanti masuk PC) diperkirakan Rp600-800 ribu saat rilis, sedangkan indie seperti Slay the Spire 2 di kisaran Rp300-400 ribu. Strategi paling ekonomis — masukkan semua ke wishlist, aktifkan notifikasi, tunggu Steam Summer Sale atau Autumn Sale untuk diskon 20-50%.
Jadwal Rilis Bulanan Game Steam 2026 Sepanjang Tahun
Berikut jadwal lengkap 10 judul dalam artikel ini untuk referensi cepat.
| Tanggal Rilis | Game | Genre | Developer |
|---|---|---|---|
| Februari 2026 | Resident Evil Requiem | Survival Horror | Capcom |
| 5 Maret 2026 (EA) | Slay the Spire 2 | Roguelike Deckbuilder | Mega Crit |
| 16 April 2026 | Pragmata | Sci-Fi Action | Capcom |
| 28 April 2026 | Diablo 4 Lord of Hatred | ARPG (Ekspansi) | Blizzard |
| 30 April 2026 | Invincible VS | Fighting 2D | Skybound/Quarter Up |
| 19 Mei 2026 | Forza Horizon 6 | Racing Open World | Playground Games |
| 9 September 2026 | Phantom Blade Zero | Action RPG | S-Game |
| Autumn 2026 | Fable | Open World ARPG | Playground Games |
| 19 November 2026 | GTA 6 (Konsol only) | Action Open World | Rockstar |
| TBA 2026 (EA) | Subnautica 2 | Survival Underwater | Unknown Worlds |
Baris kuning khusus GTA 6 jadi pengingat — versi PC Steam belum masuk kalender 2026 sama sekali.
Informasi tanggal rilis, harga, dan spesifikasi dalam artikel ini bersumber dari pengumuman resmi developer dan publisher per April 2026. Fitur dan harga dapat berubah sesuai kebijakan pengembang. Verifikasi langsung di halaman Steam masing-masing judul sebelum melakukan pre-order atau pembelian.
Tahun 2026 sudah pasti bakal jadi salah satu tahun tersibuk Steam dalam satu dekade terakhir — dari Early Access indie, ekspansi AAA, sampai sekuel mega-franchise. Gamer Indonesia yang mau ikut ramai sebaiknya mulai petakan prioritas genre dari sekarang, bukan menunggu hype peluncuran baru memutuskan.
Semoga daftar ini membantu menentukan mana judul yang layak masuk wishlist dan mana yang lebih baik tunggu review pasca-rilis. Selamat menikmati tahun gaming yang padat ini, dan semoga rig PC tetap kuat sampai akhir 2026. Untuk update jadwal rilis, review, dan tips teknologi lainnya, kunjungi resamlapisdesa.id secara berkala.
FAQ
Farhan Maulana adalah Editor Digital dan Jurnalis Teknologi resamlapisdesa.id yang berfokus pada liputan transformasi digital desa dan inovasi lokal di wilayah Riau. Dengan latar belakang Teknik Informatika, ia hadir untuk menjembatani dunia teknologi dengan kebutuhan informasi masyarakat desa secara akurat dan mudah dipahami.



